Mengenal Lebih Dalam Mengenai Penyakit Kelainan Irama Jantung Yang Termasuk Dalam Epidemic Global

Oleh : dbirlando-blog | Tanggal : 2020-06-01 12:23:55 | Kategori : umum , | Komentar : 0

 

Atrial fibrillation atau yang disebut AF merupakan sebuah kelainan irama jantung yang paling banyak dirasakan, bahkan saking banyak masalah ini AF sudah menjelma menjadi sebuah penyakit epidemik global. AF sering didapatkan pada orang tua, baik dengan atau tidak adanya kelainan jantung struktural.

AF yang dirasakan pada jantung yang normal disebut sebagai lone AF, dan sangat sering dirasakan pada orang muda. Akhir-akhir ini juga ada peningkatan kejadian lone AF, terutama di area perkotaan.

AF disertai dengan denyut jantung yang ireguler, dengan tingkat denyut bisa lambat (kurang dari 60 kali/menit), normal (antara 60 hingga  100 kali/menit) atau cepat (lebih dari 100 akli/menit). Biasanya pasien akan mengalami sensasi berdebar dan mudah lelah.

Berdebar kian terasa pada waktu ada peningkatan kegiatan fisik. Denyut jantung yang tidak teratur menimbulkan rasa yang sangat tidak enak serta mengganggu. Iregularitas denyut jantung ini tentu akan membawa konsekuensi klinis yang sangat bahaya, karena dapat memicu kecenderungan terjadinya bekuan darah di dalam jantung. Bekuan darah yang ada di dalam jantung sangat berisiko berpindah ke organ lain pada waktu jantung berdenyut.

Jika gumpalan itu telah pindah ke daerah otak maka bisa memicu sumbatan pada pembuluh darah di otak, serta ini dapat membuat timbulnya bahaya stroke.

Sumbatan karena bekuan darah di tempat lain juga membuat keadaan yang berbahaya, seperti kegawatan perut jika terjadi sumbatan pembuluh darah ke perut, gagal ginjal jika pembuluh darah ke ginjal yang menjadi terhalangi.

AF bisa dibedakan menjadi paroxysmal, persistent dan permanent dilihat dari kemungkinan pengembalian ke irama normal (irama sinus). Paroxysmal AF merupakan bentuk yang paling ringan, dimana AF hilang dan muncul secara otomatis.

Persistent AF hanya bisa dikembalikan ke irama sinus dengan pemberian obat atau dengan tindakan medis tertentu, sedangkan permanent AF tidak bisa lagi disembuhkan. Maka dari itu penting mengetahui AF lebih dini supaya pada keadaan permanent dapat diatasi.

Ada dua hal yang utama pada saat pengobatan AF, yaitu mengobati kelainan iramanya itu sendiri dan pencegahan komplikasi adanya pembekuan darah. Untuk yang dibilang terakhir dapat dilakukan dengan minum obat-obat antikoagulan, yakni dengan obat yang mencegah adanya proses bekuan darah.

Pemberian obat semacam ini sangat butuh kontrol tingkat keenceran darah yang baik, melalui pemeriksaan laboratorium rutin. Irama AF-nya sendiri bisa dilakukan dengan 2 macam pendekatan, yaitu dengan mencegah supaya frekuensi jantung tetap normal walaupun tidak reguler sertayang kedua dengan cara merubah kembali irama AF menjelma irama sinus.

Keduanya tentu dapat dilakukan dengan obat-obatan, akan tetapi jika gagal dengan obat maka tindakan ablasi adalah sebuah pilihan. Ablasi merupaka sebuah tindakan invasif untuk memperbaiki sistem listrik jantung yang terganggu di kelainan irama jantung/aritmia .

Irama jantung yang adalah hasil akhir dari kerja sistem listrik jantung akan kembali normal sesudah adanya tindakan ablasi. Pemasangan alat pacu jantungsering dibutuhkan pada AF dengan frekuensi jantung yang terlalu lambat.

Beberapa keadaan bisa membuat terjadinya AF pada orang yang memiliki kecenderungan kearah itu, yakni pada keadaan stress, cafein, obat-obatan tertentu, dan penyakit tiroid. Hipertensi adalah sebuah penyakit penyerta yang paling kerap dirasakan oleh penderita AF, dan kontrol tekanan darah yang baik terbukti dapat mengatasi masalah AF.

Maka perlu diperhatikan bahwa AF adalah masalah kesehatan jantung yang ada didepan kita dan membawa konsekuensi klinis yang sangat besar. Mengetahui, mencegah serta mengatasi AF dengan tepat tentu akan membawa pada perbaikan kesehatan dan kualitas hidup .

https://www.linkjitu1.net/

 


Tinggalkan Komentar

Pastikan semua kolom sudah terisi dengan benar!.
kirim komentar