Iklan Digital di Indonesia vs Iklan Konvensional Indonesia

Oleh : dbirlando-blog | Tanggal : 2017-12-20 08:33:49 | Kategori : umum , | Komentar : 0

Di zaman sekarang ini internet merupakan media yang sangat banyak dikunjungi oleh orang-orang diseluruh lapisan dunia. Karena di era digital ini banyak sekali hal-hal yang bisa dilakukan oleh seseorang maupun grup melalui internet. Apabila kalian adalah seseorang yang menggandrungi dunia bisnis maka kalian harus bisa melihat perkembangan zaman dan modernisasi untuk meningkatkan kualitas dan mutu perusahaan. Dan untuk membantu hal itu agar berlangsung secara maksimal dan lancar maka para pembisnis harus mengambil langkah yang pasti dengan menentukan jenis media apa yang akan digunakan untu memasarkan brand image perusahaan. Apakah kalian akan memilih media pemasaran digital atau konvensional, masing-masing memiliki keunggulan. Sebelumnya admin akan menjelaskan terlebih dahulu apakah yang dimaksud dengan pemasaran iklan digital di Indonesia dan pemasaran iklan konvensional Indonesia.

Di era digital ini memang masyarakat lebih memilih hal yang efektif dan terjangkau, pasalnya bila menggunakan media biasa seperti zaman dahulu kala maka perusahaan kalian akan kalah saing dengan perusahaan lainnya.

Pemasaran konvensional memang sistem pemasaran yang belum menggunakan teknologi yang modern. Iklan konvensional menggunakan media elektronik seperti radio dan televisi, media cetak seperti surat kabar dan majalah, dan lain sebagainya, sebenarnya pemasaran konvensional ini telah mengalami pergeseran ke proses pemasaran baru yang dianggap lebih efisien dan efektif, karena di zaman sekarang ini masyarakat lebih banyak mengunjungi Internet, maka dari itu perusahaan-perusahaan yang memasarkan kampanyenya melalui pemasaran konvensional banyak yang beralih ke pemasaran digital.

Pemasaran konvensional juga cakupannya tidak luas, hanya beberapa kota antar kota dan jika ingin mencakup provinsi dan lebih luas lagi maka biaya yang dikeluarkan pun akan lebih banyak. Hal ini juga sangatlah tidak produktif dan perusahaan harus menghitung modal awal dan modal akhir. Dengan menggunakan teknik pemasaran konvensional iklan yang dipasang pun sering sekali terbuang begitu saja, dan hanya menambah sampah saja, contohnya sampah kertas brosur, pamflet dsb.

Mungkin beberapa perusahaan masih menggunakan jasa pemasaran konvensional hal itu bisa juga disebabkan kebutuhan perusahaan pun tidak terlalu meluas.

Di dalam teknik pemasaran konvensional perusahaan kalian memang harus mengeluarkan budget yang agak besar, seperti halnya untuk memasarkan iklan melalui media televisi, pihak konsumen harus membayar budget sebesar Rp. 3.000.000 dan itu pun dibatas dengan waktu yang hanya sampai 4 hari dengan durasi waktu hanya 30 detik saja.

Bayangkan jika setiap perusahaan kalian ingin memasang iklan, berapa uang yang harus dikeluarkan? Dan apakah dengan iklan tersebut pihak konsumen di perusahaan kalian akan meningkat? Hal tersebut tentu tidak menjamin, karena cakupannya sendiri tidak terlalu luas dan hanya lokal saja. Namun berbeda dengan pemasaran iklan digital di Indonesia, tentunya para masyarakat ingin mendapat hasil yang memuaskan. Pemasaran iklan digital pun sangat kekinian sekali dan menggunakan Internet sebagai media utamanya, karena pemasaran iklan digital di Indonesia melihat peluang pasar yang sedang meningkat saat ini, bahwasanya tingginya pengguna Internet akan mempengaruhi kunjungan iklan di laman-laman internet yang sering bermunculan.

Jasa pemasangan iklan perusahaan di pemasaran iklan digital di Indonesia terbilang cukup ramah dikantong, apalagi tim marketing perusahaan-perusahaan harus teliti akan hal ini, besar kecil jumlah modal yang dikeluarkan untuk memasarkan kampanyenya harus lah efektif dan dapat mengembalikkan modal awal. Teknik pemasaran iklan digital pada era ini sudah    sangat banyak peminatnya, karena sistem pemasaran digital ini sangatlah efektif dan cakupannya lebih luas, tidak hanya lokal saja tapi tak terbatas bahkan global.

Jika perusahaan kalian menggunakan jasa di pemasaran iklan digital di Indonesia maka budget yang dikeluarkan pun tidaklah semahal dengan pemasaran iklan konvensional, budget Rp. 3.000.000 yang biasanya hanya dapat memasang iklan di media televisi hanya berdurasi 30 detik, maka di pemasaran iklan digital budget sebesar itu bisa lebih luas cakupannya, contohnya saja jika perusahaan kalian memasang iklan melalui YouTuBe dengan budget diatas, kalian bisa memasarkan produk perusahaan dengan waktu yang cukup lama sekitar 1 bulan dan yang mengunjungi YouTuBe pun banyak sekali jumlahnya sampai jutaan penonton. Bagaimana lebih efektif pemasaran iklan digital di Indonesia atau pemasaran iklan konvensional?

Jadi kalau menurut admin ya keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, jadi pintar-pintar tim marketing perusahaan memilih sekiranya media mana yang cocok untuk memasarkan brand image perusahaan.


Tinggalkan Komentar

Pastikan semua kolom sudah terisi dengan benar!.
kirim komentar